Kurelakan

Tidakkah kau rasakan lelahku?

Kelelahan hati, terperangkap ruang dan waktu

tak dapat kubuka sejenak bernapas lega.

Bercinta denganmu lewat untai kata dan suara  menyita seluruh logika, aku gila.

Kupaksakan berlari tetap saja sama, hanya kamu.

Jika kau menghentikan kabar untukku itu bukan mau ku,

tapi pilihanmu memperdalam sadapan kau bilang cinta untukku.

luka kebahagiaan tak pernah mengering, slalu kurelakan untukmu.

Mudahmu memeras paksa air mataku hampir setiap hari, aku relakan.

Melubangi setiap mili jantungku, aku relakan.

Tapi tak mengubahku bisa menatapmu.

Entah kejengahan macam apa yg telah merasukiku, kamu tidak mengerti.

Kesimpulanmu tak pernah memihakku dan aku merelakan.

Menjadi mengerti namun tetap saja tak ku mengerti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s