Perjalanan malam ini tiba-tiba ada yang menyergap pikiranku. Cus begitu misal ada bunyinya. Aku jadi memikirkan Negara ini. Teringat sebuah artikel soal penamaan NKRI. INDONESIA tidak “wangun” untuk negara ini, istilahnya “kabotan jeneng” akibatnya banyak mala petaka yang menimpa negara ini. Dalam artikel itu negara ini lebih “wangun bingit” cocok sekali jika disebut dengan Nusantara.

Nusantara dianggap lebih pas karena sesuai dengan seluruh elemen yang ada di negara ini. Elemen itu: Rakyat, bahasa, suku, bangsa, pulau, laut, dan udara.

Kemudian, aku teringat beberapa orang berkata bahwa negara ini hendak kembali pada masa kejayaannya. Kembali dengan nama Nusantara, ketika dipimpin oleh satria piningit. Serat Jayabaya pernah menyampaikan bahwa satria piningit itu adalah dia yang bertahta pada urutan ketujuh. Joko Widodo.

Masih dalam perjalanan, aku mulai berasumsi. Aku mulai asumsiku dengan mengingat sejarah Kerajaan Majapahit, Sumpah Palapa, Gajah Mada. Kerajaan Majapahit, aku pelajari sejak duduk dibangku SD kelas 4. Dikisahkan oleh guruku kala itu, Sang Patih Gajah Mada memiliki Sumpah Populer yang disebut SUmpah Palapa, intinya menyatukan Nusantara adalah tujuannya. Terwujudlah atas kegagahan dan keangguhan sang maha patih.

Nusantara jaman Kerajaan Majapahit, bercirikan kekuatan maritim yang tersohor jaman itu kerajaan-kerajaan kecil yang berdaulat dan teteap rukun di bawah komando Majapahit untuk merapat. Jika Nusantara itu memang hendak kembali pada pemerintahan kabinet kerja ini. Maka, beginilah pikiran liarku. TNI AL sudah mulai menampakkan kekuatan jalanya. Itu, negara tetangga yang “SOK YES” suka geser patok perbatasan sekarang hatinya sudah “Gegana” Gelisah, Galau, dan Merana karena ladang ikannya sudah punya PENJAGA HIDUP. Yah, maritim kita mulai berdaulat. Kerajaan-kerajaan kecil yang berdaulat merapat tunduk pada Majapahit ini aku kaitkan dengan UU Desa. Tahun 2014, UU Desa memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada Desa untuk mengelola dan mengoptimalkan apa saja yang ada di desa itu namun tetap tunduk pada pemerintah Pusat. Kerajaan kecil masa kini menurutku adalah desa-desa yang berdaulat itu.

Yah, kalau memang Nusantara kembali, mudah-mudahan jalan seperti ini akan mengembalikan Nusantara beserta kejayaannya. Aamiin.

Selamat menjelang pagi

berikut link soal Indonesia kabotan jeneng:http://www.merdeka.com/p…/nama-indonesia-kabotan-jeneng.html

Advertisements